Senin, 08 Maret 2010

ASI Vs Susu Formula

Komposisi ASI yang unik dan spesifik tak mungkin bisadiimbangi oleh susu formula. Apa saja sih keunggulannya?
Asal Anda tahu, setiap air susu mamalia(makhluk/binatang yang menyusui anaknya), spesifikuntuk masing-masing spesiesnya. Jadi ASI manusia yapaling cocok untuk bayi manusia. Jadi, sungguh sayangbila bayi Anda tidak mendapat ASI. Untuk lebih meyakinkan, berikut beberapa keunggulanASI dibanding susu formula.

Sumber gizi sempurna ASI:
Mengandung zat gizi berkualitas tinggi yangberguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasanbayi. Antara lain, faktor pembentuk sel-sel otak,terutama DHA, dalam kadar tinggi. ASI juga mengandungwhey (protein utama dari susu yang berbentuk cair)lebih banyak daripada casein (protein utama dari susuyang berbentuk gumpalan) dengan perbandingan 65:35.Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudahdiserap oleh tubuh bayi.Susu formula: Tidak seluruh zat gizi yang terkandungdi dalamnya dapat diserap oleh tubuh bayi. Misalnya,protein susu sapi tidak mudah diserap karenamengandung lebih banyak casein. P erbandingan whey :casein susu sapi adalah 20:80.

Mudah dicerna ASI:
Pembentukan enzim pencernaan bayi baru sempurnapada usia kurang lebih 5 bulan. ASI mudah dicerna bayikarena mengandung enzim-enzim yang dapat membantuproses pencernaan, antara lain lipase (untukmenguraikan lemak), amilase (untuk menguraikankarbohidrat), dan protease (untuk menguraikanprotein).Sisa metabolisme yang akan diekskresikan (dikeluarkan) melalui ginjal pun hanya sedikit, sehingga kerjaginjal si kecil menjadi lebih ringan. Asal tahu saja,metabolisme ini penting karena merupakan prosespembakaran zat-zat di dalam tubuh menjadi enerji,sel-sel baru, dan lain-lain.Susu formula: Sulit dicerna karena tidak mengandungenzim perncernaan. Perlu diketahui, serangkaian prosesproduksi di pabrik mengakibatkan enzim-enzimpencernaan tidak berfungsi. Akibatnya, lebih banyaksisa pencernaan yang dihasilkan dari prosesmetabolisme, yang membuat ginjal bayi harus bekerjakeras.

Komposisi sesuai kebutuhan ASI:
Komposisi zat gizi ASI sejak hari pertamamenyusui biasanya berubah dari hari ke hari. Perubahankomposisi ASI ini terjadi dalam rangka menyesuaikandiri dengan kebutuhan gizi bayi. Misalnya, kolostrum(cairan bening berwarna kekuningan yang biasanyakeluar pada awal kelahiran sampai kira-kira seminggusesudahnya) terbukti mempunyai kadar protein yanglebih tinggi, serta kadar lemak dan laktosa (gulasusu) yang lebih rendah dibandingkan ASI mature (ASIyang keluar hari ke-10 setelah melahirkan). Kandungankolostrum yang seperti ini akan membantu sistempencernaan bayi baru lahir yang memang belum berfungsioptimal.

Mengandung zat pelindung ASI:
Mengandung banyak zat pelindung, antara lainimunoglobulin dan sel-sel darah putih hidup, yangperlu untuk membantu kekebalan tubuh bayi. Selain itu,ASI mengandung zat yang tidak terdapat dalam sususapi, dan tidak dapat dibuat duplikasi atau tiruannyadalam susu formula, yaitu faktor bifidus. Zat inipenting untuk merangsang pertumbuhan bakteriLactobacillus bifidus yang membantu melindungi ususbayi dari peradangan atau penyakit yang ditimbulkanoleh infeksi beberapa jenis bakteri merugikan, sepertikeluarga coli .
Susu formula: Hanya sedikit mengandung imunoglobulin,dan sebagian besar merupakan jenis yang “salah” (tidakdibutuhkan oleh tubuh bayi). Selain itu, tidakmengandung sel-sel darah putih dan sel-sel lain dalamkeadaan hidup.

Cita rasa bervariasi ASI:
Cita rasa ASI bervariasi sesuai dengan jenissenyawa atau zat yang terkandung di dalam makanan danminuman yang dikonsumsi ibu.Susu formula: Bercita rasa sama dari waktu ke waktu.

Dewi HandajaniKonsultasi ilmiah: Prof. dr. Rulina Suradi, Sp.A(K),IBCLC, Divisi Perinatologi, Departemen Ilmu KesehatanAnak, FKUI, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

0 komentar:

Posting Komentar

 

. © All Rights Reserved | 2009: Design and Illustration by elxis bro